Dear blogger,, selamat siang,, masih mau baca blog aku kan,, ya sih masih bahas dia, cuma ga tau kenapa emang belum bisa Allah mengetuk hatinya yg begitu keras..
Aku percaya Allah itu ga tidur, Allah itu akan selalu menuntun kita, ntah kenapa setiap harinya ada aja kejadian kejadian yang membuat ku berfikir soal hubungan ini, meski aku tau baiknya diberhentikan tapi aku ga bisa,
Aku yang selalu salah dimatanya, aku yang selalu mengemis kepastian kepadanya, seolah olah cuma aku yang berharap hubungan ini lebih jelas, Kenapa aku mengatakan hal ini, bukan tanpa alasan, tapi karna aku rasa dia hanya memberikan harapan palsu, "kita nikah bulan 5 ya syg",eh pas bulan 5, "kita tunda sampe abis lebaran ya syg" nah bentar lg kan mau lebaran, kita liat aja apa jadi, firasat sih bakal di tunda lagi, anehnya tiap aku bilang "kok diundur trus syg" jawabnya pasti tunda bukan berarti gagal,, selalu aja ada jawaban olehnya, kalo cuma aku yg dijanjikan ya aku bakal nunggu, tapi menyedihkan banget ketika dia janjian itu ke aku, ternyata dia juga janjikan hal yang sama ke cewek selingkuhannya,,, aku rasanya ingin pergi dari kenyataan yang menyedihkan ini, aku pergi dari jakarta ke daerah yang rasanya bisa melupakan dia sejenak disini, kangen, banget jawabnya, cuma harus bisa agar aku tau rasanya tanpa dia, biar aku beri dia waktu yang bebas untuk wanita lainnya, menyakitkan tapi itulah yang kini aku lalui,setiap hari dia ingin aku pulang tapi aku hanya bilang iya, belum ada kuberikan kepastian,,
Hal yang sudah kuduga sebelumnya, aku jauh dia malah bebas dengan wanitanya, terparah lagi wanita itu juga bakal meminta dia untuk menikahinya dan menemui keluarga nya, laki laki itu menjanjikan dalam waktu dekat ini, sadarkah dia aku disini menantinya Tapi ia malah menjanjikan juga dengan wanita lain, dan wanita itu adalah temen ku sendiri yang cerita semuanya ke aku, diary,, tahukah kamu perasaanku, ketika semua orang ingin aku meninggalkan orang yang jahat sepertinya tapi aku ga bisa padahal aku sendiri tau semuanya sudah ga baik, tapi hatiku masih sajja bertahan, kadang logika dan hatiku sudah ga bisa nyambung, bisakah aku jadi manusia yang lupa segalanya, kuat ga kuat tapi aku ga bisa seperti itu, ya Allah aku harus seperti apa, harus bagaimana, ga tau harus seperti apa lagi, diam menyiksa, berbicara apalagi,,
ALLAH,,tetaplah bersamaku, jaga aku, tuntun aku ke jalan yang telah engkau tuliskan,, sekuat apapun aku hari ini,belum tentu nanti aku bisa tetap seperti ini,,,